PANGKALPINANG - Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Prov. Kep. Babel) Hartono, mengucapkan selamat kepada Rommy Sariu Tamawiwy yang telah dikukuhkan sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Prov. Kep. Babel yang baru, menggantikan pejabat sebelumnya, Faturachman sebagai Kepala Perwakilan BI Prov. Kep. Babel periode 2023-2024.
Kepala BI Perwakilan Babel Faturachman, mendapatkan tugas baru sebagai Kepala BI Perwakilan Provinsi Papua. Sementara Rommy Sariu Tamawiwy sebelumnya menjabat Kepala BI Perwakilan Provinsi Papua Barat.
Ucapan selamat disampaikan Plt. Asisten Hartono dalam sambutannya saat acara Pengukuhan Kepala Perwakilan BI Prov. Kep. Babel Tahun 2024 di Ruang Tanjung Kelayang Lt.4, Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Air Itam Pangkalpinang, Rabu (5/6/24).
"Saya sangat mengapresiasi dukungan Bapak Tamawiwy yang telah turut serta mendukung dan berkontribusi pada perekonomian Bangka Belitung melalui berbagai program seperti Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), yang turut andil dalam kestabilan inflasi di Prov. Kep. Babel," tuturnya.
Ditambah lagi, selama tiga bulan berturut-turut Bangka Belitung tercatat sebagai provinsi terendah kedua Nasional pada bulan Februari, Maret, April 2024. Dan pada bulan Mei 2024 menjadi provinsi dengan tingkat inflasi terendah se-Nasional.
Pemprov Babel juga mengapresiasi dukungan serta kontribusi Tamawiwy atas sukses dan terlaksananya Explore Babel 2024 satu pekan yang lalu dalam rangka mempromosikan Gerakan Bangga Buatan Indonesia (GBBI) dan Gerakan Berwisata di Indonesia (GBWI), Karya Kreatif Indonesia (KKI), dan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI).
"Kami berharap agar kerja sama, koordinasi, dan sinergi ini akan terus
berlanjut guna mendukung percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Kepulauan Bangka Belitung menjadi semakin baik," harapnya.
Apresiasi juga disampaikannya untuk BI yang telah memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap uang layak edar ke berbagai penjuru Bangka Belitung. Pengedaran uang rupiah diketahui telah berjalan dengan baik bahkan menjangkau hingga wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal) ke Pulau Seliu, Pulau Mendanau, dan Pulau Pongok.
Sementara dalam hal pengendalian inflasi, BI bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) telah dan terus bahu membahu menjaga stabilitas harga di wilayah Kepulauan Bangka Belitung agar tetap terkendali di tengah fluktuasi dan peningkatan harga global.
"Dengan sinergi dan kolaborasi yang sudah terjalin erat dan semakin kuat,
ke depannya saya yakin inflasi akan dapat terkendali dan terjaga," tutupnya.
Sementara Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti mengungkapkan bagaimana BI dapat hadir, bersinergi, dan berkolaborasi membantu mengembangkan potensi-potensi yang ada di Bangka Belitung. Baik itu UMKMnya, produk-produknya, potensi wisata, kuliner dan lainnya. Termasuk menciptakan SDM yang unggul untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan.
"Mari bersama-sama kita promosikan daerah kita Bangka Belitung," ungkapnya.
Pada saat yang sama, Kepala BI Babel terpilih Rommy Sariu Tamawiwy mengaku, mendapatkan tugas di Babel merupakan hal yang baru. Untuk itu, ia akan belajar banyak tentang wilayah Serumpun Sebalai ini.
"Dari Jayapura ke Jakarta, kemudian Jakarta 1 tahun tiga bulan lalu saya ke Papua Barat, dan hari ini memasuki Bangka Belitung. Jadi saya kira membutuhkan belajar sangat banyak, karena saya dari timur ke barat," katanya.






