Berita

Tingkatkan Fasilitas Kesehatan Mata, Plt. Asisten II Harapkan Kerjasama Semua Pihak

PANGKALPINANG - Forum Sumatera Opthalmologist Meeting (SOM) ke-16 Tahun 2025 merupakan forum yang mempunyai komitmen bersama untuk terus meningkatkan kompetensi dan pelayanan kesehatan mata di Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera.

Hal tersebut dikemukan Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel) yang diwakili Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda. Babel Darlan, saat menghadiri pembukaan forum tersebut di Hotel Novotel Bangka, Jumat (10/1/24).

"Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan kompetensi dokter spesialis mata, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi untuk mempererat hubungan profesional dan personal antar anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI)," ujarnya.

Lebih jauh, Plt. Asisten Darlan menjelaskan bahwa berdasarkan data nasional survei kebutaan Rapid Assesment Of Avoidable Blindness (RAAB) Tahun 2014-2016 Kementerian Kesehatan RI dengan sasaran populasi usia di atas 50 tahun, diketahui angka kebutaan mencapai 3% dan katarak merupakan penyebab kebutaan tertinggi yakni 81%.

"Di Babel sendiri jumlah kasus katarak meningkat seiring dengan bertambahnya usia penduduk sehingga hal ini menjadi tantangan mengingat keterbatasan jumlah dokter spesialis mata yang hanya ada 9 orang tersebar di beberapa rumah sakit utama yang harus melayani lebih dari 1.5 juta penduduk," lanjutnya.

Terkait ini, Plt. Asisten Darlan mengingatkan perlunya meningkatkan akses layanan kesehatan mata dengan membuka dan memperluas hingga ke daerah terpencil dan sulit dijangkau seiring dengan penyediaan alat-alat pemeriksaan mata yang modern dan memadai di fasilitas kesehatan yang terintegrasi dengan teknologi telemedicine untuk konsultasi jarak jauh dengan spesialis mata.

"Selain itu, perlu upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia kesehatan mata dengan melatih dokter umum, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya sebagai upaya deteksi dini dan penanganan dasar masalah kesehatan mata," tambahnya.

Terakhir, Plt. Asisten Darlan mengajak semua pihak baik dari pemerintah, komunitas, bahkan dunia usaha untuk bersinergi meningkatkan fasilitas kesehatan mata di wilayah Sumatera termasuk Babel.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PERDAMI Pusat Prof. Budu dalam sambutannya mengatakan peningkatan pengetahuan dan keterampilan sangat diperlukan mengingat ilmu pengetahuan terkait kesehatan mata berkembang sangat cepat.

"Oleh karena itu forum seperti ini sangat dibutuhkan tenaga kesehatan mata sehingga perlu dilaksanakan secara berkelanjutan," lanjutnya.

Disebutkan Prof. Budu, tema yang diangkat pada forum ini adalah "Levator : Learning, Enganging, and Vision Advancements Together" yang memberikan semangat kepada anggota PERDAMI untuk terus maju dan tidak ketinggalan dengan negara-negara lainnya terkait kemajuan teknologi bidang kesehatan mata.

Acara yang diselenggarakan oleh PERDAMI Sumatera Selatan ini diikuti pengurus dan anggota PERDAMI se-wilayah Sumatera dengan jumlah peserta 465 orang terdiri dari dokter spesialis mata, peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dan dokter umum dengan menghadirkan sejumlah pembicara yang menyampaikan materi secara presentasi dan simposium.
 
Turut menghadiri forum ini Kepala Dinas Kesehatan Babel, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Babel dan Direktur RSUD Babel.

Sumber: 
Biro Umum
Penulis: 
Syahrial
Fotografer: 
Syahrial
Editor: 
Dini
Bidang Informasi: 
Biro Umum